
TransGo Perluas Armada Hingga 950 Kendaraan di Jabodetabek, Perkuat Dukungan untuk Mitra Driver Transportasi Digital
TransGo Rental Group kini mengoperasikan lebih dari 950 kendaraan di Jabodetabek untuk mendukung mitra driver ride-hailing dan mobilitas digital.
Perkembangan industri transportasi berbasis aplikasi dalam beberapa tahun terakhir telah mengubah pola mobilitas masyarakat di kota-kota besar Indonesia. Layanan ride-hailing kini menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari, terutama di kawasan metropolitan seperti Jakarta dan sekitarnya.
Seiring meningkatnya permintaan layanan transportasi digital, kebutuhan akan kendaraan operasional bagi para mitra pengemudi juga mengalami peningkatan signifikan. Dalam konteks inilah peran perusahaan penyedia armada kendaraan atau fleet operator menjadi semakin penting.
Salah satu perusahaan yang aktif dalam sektor ini adalah TransGo Rental Group.
Perusahaan yang bergerak dalam penyediaan kendaraan operasional untuk mitra driver transportasi digital ini terus memperluas jaringan armadanya. Hingga Maret 2026, TransGo telah mengoperasikan lebih dari 950 unit kendaraan yang tersebar di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).
Armada tersebut digunakan oleh mitra pengemudi pada berbagai platform transportasi berbasis aplikasi untuk melayani mobilitas masyarakat.
Melalui anak perusahaan PT TransGo Mobility Rental, TransGo menjalankan model bisnis fleet operator dengan menyediakan kendaraan yang dapat digunakan oleh mitra pengemudi dalam menjalankan aktivitas transportasi digital.
Direktur Utama TransGo Rental Group, Muhammad Qolbu Almarifah, menjelaskan bahwa pertumbuhan sektor transportasi berbasis aplikasi telah membuka peluang besar bagi perusahaan yang bergerak di bidang penyediaan armada kendaraan.
Menurutnya, semakin banyak masyarakat yang bergantung pada layanan transportasi digital untuk aktivitas sehari-hari, sehingga kebutuhan kendaraan bagi mitra pengemudi juga terus meningkat.
“Kami melihat kebutuhan kendaraan bagi mitra pengemudi terus meningkat seiring berkembangnya layanan transportasi berbasis aplikasi. TransGo hadir sebagai fleet operator yang menyediakan akses kendaraan yang lebih mudah bagi mitra driver,” ujar Qolbu.
Pertumbuhan armada TransGo juga didorong oleh berbagai kerja sama strategis dengan perusahaan teknologi transportasi.
Salah satu kerja sama penting dilakukan pada Mei 2025, ketika TransGo menjalin kemitraan dengan GOTO dalam program penyediaan kendaraan bagi mitra driver.
Kolaborasi ini menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan ekspansi perusahaan.
Dalam waktu sekitar 10 bulan, TransGo berhasil menambah hingga 700 unit kendaraan baru, yang secara signifikan meningkatkan kapasitas operasional perusahaan.
Selain kerja sama dengan GOTO, TransGo juga menjalin kemitraan dengan Grab Indonesia pada Desember 2025.
Melalui kerja sama tersebut, TransGo berkomitmen menyediakan hingga 1.000 unit kendaraan sepanjang tahun 2026.
Menurut Qolbu, kerja sama dengan berbagai platform transportasi digital ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat posisi sebagai penyedia armada kendaraan bagi ekosistem ride-hailing.























